PLN NP Muara Tawar Berkolaborasi Dengan Pemdes Segara Jaya Untuk Generasi Bebas Stunting

oleh -250 views
PLN NP Muara Tawar Berkolaborasi Dengan Pemdes Segara Jaya Untuk Generasi Bebas Stunting 1

TCUNews.com || BEKASI – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak dan mencegah stunting di wilayah pesisir, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Segarajaya melalui Kelompok Ibu PKK dan Bidan Desa, menyelenggarakan Kegiatan Edukasi dan Pemantauan Kesehatan Anak. Kegiatan ini diperuntukkan bagi kader Posyandu dan para orang tua balita sebagai bentuk penguatan peran komunitas dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Latifah Noor Hakiki mengatakan, Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), sebuah inisiatif yang fokus pada peningkatan kapasitas orang tua dan kader Posyandu dalam memahami tahapan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

” Melalui sesi edukasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi harian, indikator tumbuh kembang yang perlu dipantau, serta panduan penyusunan menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergizi dan sesuai kebutuhan usia anak.Ujar Asissten Manager SDM Umum & CSR, Kamis (31/07/2025).

Kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan langsung terhadap pertumbuhan anak, termasuk pengukuran antropometri dan pembagian PMT kepada 117 balita yang tersebar di wilayah Desa Segarajaya. Kegiatan ini menjadi aksi nyata komitmen PT PLN Nusantara Power UP Muara Tawar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan di bidang kesehatan yang berkelanjutan.

PLN NP Muara Tawar Berkolaborasi Dengan Pemdes Segara Jaya Untuk Generasi Bebas Stunting 2

Melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah desa dan masyarakat, perusahaan berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan kesadaran kolektif terhadap pentingnya kesehatan anak usia dini.

” Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi percontohan yang replikatif dalam upaya penanggulangan stunting dan penguatan ketahanan keluarga di tingkat desa secara lebih luas ” Jelasnya.

(NAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *