Kasus Kekerasan Seksual di Subang Terungkap, Kakek Tiri Diduga Korbankan 4 Cucu Selama Bertahun-tahun

oleh -4 views
Kasus Kekerasan Seksual di Subang Terungkap, Kakek Tiri Diduga Korbankan 4 Cucu Selama Bertahun-tahun 1

TCUNews || SUBANG, – Warga Kabupaten Subang diguncang kasus kekerasan seksual dalam lingkup keluarga yang terungkap setelah berlangsung selama bertahun-tahun.

Kasus ini diungkap oleh jajaran Polres Subang dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (5/5/2026) di Aula Patriatama.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, memimpin langsung konferensi pers tersebut, didampingi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Seorang pria lanjut usia berinisial H.T (66) diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap empat korban yang masih memiliki hubungan keluarga. Para korban masing-masing berinisial Y.R (21), K.A (17), K.P (15), dan K.Z (5).

Berdasarkan hasil penyelidikan, perbuatan tersebut diduga terjadi dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak tahun 2012 hingga April 2026, di wilayah Desa Cijambe, Kabupaten Subang.

Pelaku diduga menggunakan modus bujuk rayu dengan memberikan uang jajan, serta disertai tekanan agar para korban tidak menceritakan kejadian yang dialami.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan yang masuk ke pihak kepolisian, yang kemudian ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan.

Dalam penanganan perkara ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan, di antaranya pakaian milik korban dan dokumen identitas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan ketentuan hukum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Kapolres Subang menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara serius dan profesional.

“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, dan profesional,” tegasnya.

Polres Subang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak, mengingat pelaku kekerasan seksual kerap berasal dari lingkungan terdekat.

Selain itu, orang tua diharapkan membangun komunikasi terbuka dengan anak serta mendorong keberanian untuk melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang mencurigakan.(Asep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *